oleh

Usai Acara Tiup Lilin Berubah Jadi Petaka, Gegara Cathering Online

-Daerah, Peristiwa-128 views

DELIKNEWS.ID, Lamtim – Pada hari Selasa tgl(15/06/2021) niatnya menyenangkan buah hati yang tepat.nya masuk ke tahun (11) sudah tercapai, perayaan pesta ulang tahun akhirnya di gelar di salah satu wisata. KC sekampung udik. Lampung timur malah pesta tersebut menjadi petaka bagi sebagian tamu undangan .

Usai acara tiup lilin. Para tamu undangan dengan segera menikmati makanan cetring yang di pesan melalui online. Namun selang 3 jam tamu undangan merasakan mual dan demam tinggi. Sehingga tamu undangan bergagas pulang meninggalkan lokasi dan ada jugak yg harus di larikan ke dokter setibanya di dokter di periksa dan dokter mengatakan. Salah makan/ keracunan makanan.

DM seorang korban menyelaskan ke awak media kami bawah ia setelah memakan nasi tumpeng yg di sediakan di pesta tersebut. Jarak 3 jam langsung mual dan demam tinggi sehingga langsung di bawak ke dokter. Dan DM menjelaskan bawa makanan yg di pesan saat itu adalah cetring dari (Mak Mur)

Baca Juga :   Polsek Kota Agung Tangkap Terduga Pengedar Sabu di Pasar Madang

” Setelah kita pulang kerumah masing-masing tiba2 anak-anak pada sakit perut mual dan demam tinggi sehingga di larikan ke dokter. Terdekat dan dokter pun meriksa dan mengatakan salah makan/ keracunan.

Tamu undangan yg lain nya setelah berobat ke salah satu dokter namun tidak ada perubahan. Langsung di larikan ke puskesmas. Sehingga harus di rawat inap. Dan saya dirawat inap selama 3 hari mas. Dan biayanya hampir 3 jutaan semuanya beber DM.

DM mengungkapkan. Dirinya menduga bahwa dirinya keracunan yg terjadi pada tamu undangan akibat memakan’ nasi tumpeng catering yg di pesen secara online tersebut.

Baca Juga :   Satlantas Polresta Jambi Ajak Pengendara Berdoa Dan Hening Cipta di Trafic Light

Di puskesmas itu saya tanya pada dokter nya saya sakit apa namun merika tidak menjawabnya. Cuman di kasih obat suruh minum trus terkait penyakit nya pihak dokter tidak ada penjelasan. Sedangkan hampir semua kami yg keracunan gara-gara makan nasi tumpeng yg di pesan cetering (Mak Mur) kata DM.

Saat di konfirmasi terkait keracunan yg di duga dari makanan Cetering nya. Pemilik Cetering (Mak Mur) membantah, menurut dia itu bukan akibat makanan yg ia buat.

” Sedangkan keluarga saya memakan’ sisa pembuatan tumpeng tersebut enggak ada masalah. Kata (Mak Mur)

Saat media ini meminta izin untuk memberitakan konfirmasi kedua belah pihak (Mak Mur) justru meminta tolong agar permasalahan tersebut tidak di beritakan.

Baca Juga :   Pembinaan dan Pelepasan Pengawas Purnabakti SMA kota Palembang

Mas sya minta tolong jagan di beritakan. Saya gx mau kalau di beritakan nanti saya kerumah ibu yg pesen Cetering dan saya tanya siapa yang keracunan itu dan di mana rumah nya. Saya akan jenguk Meraka dan meminta maaf” pinta (Mak Mur)

Kuat dugaan makanan Cetering tersebut tidak higienis atau tercampur bahan yg berbahaya seperti bahan pengawet sehingga terdapat tamu yg buang air besar tercampur darah.

Pihak kepolisian jugak sudah mendengar kasus tersebut, bahkan polisi sempat turun ke puskesmas namun sampai hari ini belum ada tindak lanjut. Sampai berita ini di turunkan pemilik Cetering belom dapet panggilan atau klarifikasi dari aparat kepolisian setempat

Sumber : H. Al-Rasyid

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed