UPAYA PLN ULP TEUNOM MENCEGAH KECELAKAAN LISTRIK DI MASYARAKAT

Share disini :

TEUNOM – SENIN (07/03/2022) PT PLN (Persero) ULP Teunom terus berupaya meminimalisir kecelakaan kelistrikan pada masyarakat umum di sebagian Kabupaten Aceh Jaya dan Aceh Barat. Salah satunya dengan melakukan program sosialisasi tentang potensi bahaya listrik yang ada di masyarakat umum. Kegiatan ini dilakukan PLN ULP TEUNOM sebagai bentuk kepedulian PLN kepada masyarakat umum yang notabenenya ada pelanggan PLN sendiri agar terhindar dari kecelakaan kelistrikan. Kegiatan ini diketuai oleh Pejabat Pelaksana K3L ULP TEUNOM atas kesepakatan dan perintah langsung oleh Manager ULP, bekerja sama dengan Supervisor Teknik PLN ULP TEUNOM dan sebagian personil dari mitra Pelayanan Teknik (Yantek) dan tim rintis (PT. Arta Melta)

Dalam persiapan kegiatan, Manager ULP Teunom, M. Purkan mengatakan “Kegiatan ini kita lakukan secara konsisten dan berkelanjutan untuk dapat menihilkan potensi dan resiko kecelakaan kelistrikan pada masyarakat umum yang disebabkan oleh pepohonan milik warga yang berjarak dekat dengan kabel jaringan listrik, pembangunan yang berjarak dekat dengan jaringan listrik dan juga tindakan masyarakat yang berdekatan dengan jaringan listrik sehingga masyarakat yang berada di sekitar jaringan listrik bisa merasa aman dan memahami tentang bahaya listrik”.

Persiapan kegiatan ini dilakukan secara bertahap yaitu seminggu sebelum kegiatan ini dilaksanakan, diawali dengan melakukan patroli atau inspeksi terhadap lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi kecelakaan listrik. Tindak lanjut dari temuan potensi kecelakaan listrik ini di evaluasi oleh Pejabat Pelaksana K3L lalu dilakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya listrik pada masyarakat yang ada di lokasi-lokasi tersebut.

“Kami menyambut baik dan berterima kasih kepada PLN ULP TEUNOM atas kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan ini. Kami menyadari akan bahaya yang nantinya bisa terjadi jika dahan-dahan pohon itu mengenai kabel listrik ataupun bangunan-bangunan di gampong kami yang dekat dengan jaringan listrik. Pastinya akan berbahaya bagi saya dan keluarga dan merugikan warga gampong juga serta mengganggu aktivitas warga jika terjadi pemadaman akibat kecelakaan listrik.”, ucap Lem Din, salah seorang tokoh masyarakat di Desa Keude Panga yang telah mengizinkan pohon-pohon di kebunnya untuk di potong bahkan di tebang bagi yang mendekati Jaringan Kabel PLN.

Keharmonisan hubungan antara PLN dan masyarakat akan terus terjalin untuk menciptakan pelayanan yang optimal dan rasa aman bagi masyarakat dalam menikmati listrik. (HS)

Share disini :
error: Content is protected !!