TAMBANG EMAS DI SAYAN BERDUKA!!! SATU KORBAN MENINGGAL AKIBAT SETRUM LISTRIK

Share disini :

Ketapang – Bedasarkan data yang di himpunan oleh awak pada hari Senin (07/03/2022), salah satu warga yang  kecamatan Hulu Sungai wilayah hukum Polsek Sandai Kapolres Ketapang.

Ia Menerangkan kepada awak media bahwa telah terjadi musibah meninggal dunia akibat sengatan listrik di dalam lubang di tambang emas tanpa izin (PETI) di sayan wilayah Desa Riyam Dadap, Kecamatan Ulu Sungai wilayah hukum Polsek Sandai Kapolres Ketapang.

” Meninggalnya korban pada tgl.02/03/2023 di akibatkan tersetrum aliran listrik di dalam lubang pertambangan emas tanpa izin di wilayah sayan dan, Korban tersebut adalah warga Ketapang beranisial AN.” ujarnya Narsum yang tak mau disebutkan namanya.

Awak media lansung menkonfirmasi kepada Kapolsek Sandai, IPTU PANNI ATHAR HIDAYAT, melalui via WhatsApp untuk mempertanyakan kronologis kejadian meninggal nya saudara AN tersebut namun jawaban Kapolsek Sandai, IPTU PANNI ATHAR HIDAYAT, pada hari Sabtu tgl 05/03/2022 sekitar jam 13.20 wib,

” Ya pak nantik saya Cek dulu ya pak.” Terangnya Polsek Sandai.

Kemudian awak media menunggu lagi keterangan dari Kapolsek Sandai dari sejak tgl 05/03/2022 sampai tgl 07/03/2022, awak media beberapa kali menelpon via WhatsApp tidak ada di jawab padahal via WhatsApp pak Kapolsek sandai di lihat dalam keadaan online…???

Seharusnya Kapolsek Sandai menginformasikan hasil pengecekan yang di katakan saat pertama kali di konfirmasi.!!!.?

Kalau Kapolsek sandai mengaku tidak tahu dengan kejadian tersebut itu sangat tidak mungkin sedangkan Kapolsek Sandai mempunyai anggota babinkamtibmas yang bertugas di wilayah kejadian tersebut.

LSM TINDAK, Supriadi, dan masyarakat Mustakim pun angkat bicara terkait kejadian meninggalnya saudara AN di tambang emas tanpa izin (PETI) di wilayah Sayan desa Riyan Dadap kecamatan Ulu Sungai wilayah hukum Polsek Sandai Kapolres Ketapang .

“Akibat lemahnya penegakan hukum terhadap ilegal mining atau (PETI) di ketapang, sehinga menimbulkan korban jiwa.dan walaupun ada penindakan dinilai saling tebang pilih,” Ungkap mereka berdua.

“Sedangkan kegiatan penambangan emas tanpa izin (petti).sudah jelas melangar undang-undang No 3 tahun 2020 tentang perusahaan atas undang undang nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara.” Lanjutnya.

Undang-undang No 03 Tahun 2020

a. Bahwa mineral dan batubara yang berada di dalam wilayah negara kesatuan republik Indonesia, merupakan sumber daya dan kekayaan alam yang tidak terbarukan sebagai karunia Tuhan yang maha esa yang memiliki peran penting dan memenuhi hajat hidup orang banyak di kuasai oleh negara untuk menunjang pembangunan nasional yang berkelanjutan dan kemakmuran rakyat secara berkeadilan.

b. Bahwa pertambangan mineral dan batubara mempunyai peranan penting dalam memberikan nilai tambahan secara nyata bagi ekonomi nasional.dan pembangunan daerah secara berkelanjutan yang menyelengaraannya masih terkendala kewenangan.antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah perizinan, perlindungan terhadap masyarakat terdampak data dan informasi pertambangan, pengawasan dan sangsi.

Sehingga pertambangan mineral dan batubara kurang bejalan epektif dan belum dapat memberi nilai tambah yang optimal.

c. Pengaturan pertambangan mineral dan batubara yang saat ini di atur dalam undang undang nomor 4tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara masih belum dapat menjawab perkembangan permasalahan dan kebutuhan hukum dalam penyelenggaran Pertambangan mineral dan batubara sehingga perlu dilakukan perusahaan agar dapat menjadi Dasar hukum yang efektif.efesien dan komprehensif dalam penyelengaraan pertambangan mineral dan batubara.(Supli)

Share disini :
error: Content is protected !!