RSUD Batin Mangunang Islamic Center Diduga Menahan Gajih Karyawannya

Share disini :

DELIKNEWS.ID, Tanggamus – Keluhan karyawan (Honorer) yang terjadi di RSUD Batin Mangunang, Jl. Soekarno Hatta Islamic Center, Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, sangat mengeluhkan bahwa semua karyawan (Honorer) sampai saat ini belum menerima Gajih sudah 3 bulan ditahun 2022.(Jum’at 11-3-22).

Berdasarkan karyawan (Honorer) yang sudah 3 bulan tidak menerima gajih sampai saat ini, dikarenakan masih ditahan oleh Atasan (Direktur) RSUD Batin Mangunang, sedangkan gajih memang sudah ada tetapi belum di berikan haknya kepada semua karyawan yang dipenuhi dengan kebutuhan hidup dan ekonomi.

Penyebab Atasan (Direktur) RSUD Batin Mangunang menahan gajih karyawan (Honorer) disebabkan dengan alasan ada kendala di 31 orang, yang merupakan Scurity dan Cs (Cleaning servis) ditahun 2019 yang masih terdata, sedangkan sesuai dengan adanya keterangan tersebut, Cs dan security ditahun 2019 itu hanya sebagian yang masih bekerja sampai tahun 2022 ini, dikarenakan pada tahun 2020 Cs dan security Outsourcing.

Bahkan bukan hanya Gajih saja yang di keluhkan oleh karyawan (Honorer) tetapi ada juga Insentif covid-19 dari bulan Oktober, November, Desember 2021 juga tidak kelihatan dan lagi Jasa BPJS (JKN) dari bulan September, Oktober, November, Desember 2021, maupun Jasa honorer di bulan Desember 2021 belum juga terlealisasi pembayaran sampai saat ini.

Setelah di temui oleh Awak media untuk konfirmasi terkait masalah gajih karyawan (Honorer) yang sampai saat ini masih ditahan, Budi M Ghozali selaku Seketaris KTU di RSUD Batin Mangunang tersebut mengatakan.

” Untuk apa, Ya kalian kepentingan_nya untuk apa itu” Bahkan sesudah itu dengan simpelnya menjawab “Sudah”

Lalu dimintai kejelasan untuk menjelaskan kebeneran nya tentang Insentif Covid-19 dan Jasa BPJS (JKN) juga Jasa Umum ditahun 2021 yang sudah berapa bulan karyawan belum menerima sampai saat ini Budi M Ghozali menjelaskan.

“Kalau masalah itu saya tidak mengetahuinya, cuma memang insentif covid-19 itu pegawai semua kebagian dan kami selalu melakukan semua hal nya keterbukaan terhadap semua pegawai yang ada di RSUD Batin Mangunang ini.” ungkap Budi.

Banyak informasi yang dikeluhkan karyawan, bahwasanya memang tidak pernah ada keterbukaan baik kebersamaan terhadap Karyawan (Honorer) dan juga yang lain, Seharusnyapun ada keterbukaan dari atasan RSUD Batin Mangunang kepada karyawan (Honorer) juga medis lainnya, bahkan karyawan seolah-olah selalu dipermainkan, dan keterangan Budi M Ghozali yang katanya selalu ada keterbukaan kepada semua karyawan itu tidak sesuai apa yang semua karyawan keluhkan kan untuk kejanggalan yang ada di RSUD Batin Mangunang Tandasnya. (Wan)

Share disini :
error: Content is protected !!