Polres Deli Serdang Terkesan Lambat Tangani Kasus Pengrusakan Hp Milik Wartawan Yang Dilakukan Orang Asing

Share disini :

Deli Serdang – Pada tanggal 17 Februari 2022 Ahmad Jais Sembiring(39) membuat Konseling Laporan Pengaduan yang tertuang dengan Nomor K/27/II/2022/SPKT DS. Kepala Perwakilan (Kaperwil) Media Baranewssumut.com dan Pemimpin redaksi (pemred) Tvnyaburuh.com didampingi Sekjen DPP Perkumpulan Wartawan Deli Serdang (PWDS) Azhari Rangkuti dan Rekan-rekan melaporkan Aidar Dasgin (Warga negara Turki.red) yang telah merampas dan merusak Handphone/HP milik Ahmad Jais Sembiring tanggal 15 Februari 2022 sekira. Pukul.07.30 wib beberapa waktu yang lalu.

Setelah membuat konseling laporan pengaduan, tepatnya hari jum’at 25 Februari 2022, para saksi diperiksa oleh Aipda Teguh, Aipda Teguh berpesan sama Ahmad jais, bahwa seminggu lagi pelaku akan kita panggil, namun hari ini minggu 06 maret 2022 diduga pelaku belum juga di panggil untuk di mintai keterangnnya oleh pihak Polres Deli Serdang Sumatera Utara, Diduga Pihak Polres lambat menangani kasus pengrusakan Hp milik wartawan tersebut, terlihat pelaku (Aidar Dasgin.red) warga negara turkey masih santai Berdagang (jualan.red) seperti biasanya, dan ini menjadi sorotan berbagai pihak, mulai dari organisasi wartawan hingga pakar hukum di sumatera utara.

Hal ini awak media mencoba menghubungi via whatsapp untuk menanyakan kasus tersebut kepada Kapolres Deli Serdang AKBP Irsan Sinuhaji, SIK, MH, belum ada tanggapannya.

Ahmad Jais menanggapi kasusnya tersebut, sangat amat kecewa kepada pihak polres yang menangani kasus nya ini, janjinya seminggu, namun pelaku belum juga dipanggil dan di tangkap, saat dimintai keterangan menyangkut Hal terkait pengrusakan Hp nya, Ahmad jais mengatakan,

“ini bisa bahaya buat para wartawan, agar berhati hati untuk meliput, atau merekam kegiatan yang baik maupun yang buruk, jika bersangkutan di rekam oleh para wartawan menggunakan Handphone maupun kamera sejenisnya, bahwasanya masyarakat maupun orang asing berhak merampas, merusak Hp kamera milik wartawan, karena menurut saya, tidak ada delik hukum nya disitu, ya.. contohnya sy sendiri, dari tanggal 17 februari 2022 hingga kini belum juga kelar maupun pelaku di tangkap”. Ujarnya kecewa. (Red)

Share disini :
error: Content is protected !!