oleh

Pengorbanan Tak Sia-sia Ibu Kayuh Sepeda 27 Km Demi Anak Juara Karate

-Berita, Daerah-64 views

DELIKNEWS.ID | Malang – Sulastri memang hanya seorang pemulung. Tetapi ia membesarkan anak berbakti dan berbakat seperti Aditya Syaiful Anam (12). Perempuan 37 tahun itu pun rela melakukan apa saja untuk mendukung bakat sang anak, karate.

Termasuk kerelaannya mengayuh sepeda sejauh 27 km untuk mendukung dan menyaksikan anaknya bertanding di kejuaraan karate yang digelar Lembaga Karate-do Indonesia (Lemkari) se-Malang Raya di Lapangan Brawijaya Rampal, Kota Malang pada Minggu (12/9).

“Kami berangkat habis salat Subuh, tole (Aditya) yang minta pakai sepeda. Karena sudah terbiasa bawa sepeda kemana-mana,” kata Sulastri ditemui wartawan di kediamannya, Selasa (14/9/2021). 

Sulastri bersama Aditya mengayuh sepeda bersama dari rumahnya di Jenggolo, Kepanjen menuju ke Rampal yang jika diukur menggunakan google map berjarak sekitar 27 km.

Jangan bayangkan sepeda yang mereka kayuh adalah sepeda bagus dengan jenis sepeda gunung, balap, ataupun sepeda lipat. Sepeda yang mereka gunakan adalah sepeda mini yang sangat sederhana dengan sadel sepeda yang sudah koyak dan terkelupas di sana-sini.

Memang hanya sepeda angin saja kendaraan yang mereka punyai. Sulastri yang hanya bekerja sebagai pemulung tidak mampu membeli sepeda motor. Sulastri menuruti keinginan Aditya yang ke lokasi lomba naik sepeda, bukan kendaraan umum.

Dan pengorbanan serta doa Sulastri tak sia-sia. Aditya berhasil menyabet juara Harapan I untuk kategori umum.

“Tole (Aditya) memang ikut karate sejak kecil, giat berlatih dan penuh semangat. Alhamdulillah bisa juara,” ucap Sulastri. (Xio Lie Tan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed