Oknum Anggota Polsek Kangean Dalam Melayani Masyarakat Diduga Bersifat Arogan

Share disini :

Deliknews.id | Sumenep – Seorang oknum Anggota Polsek Kangean yang diduga melakukan tindakan arogan dan kasar saat melayani masyarakat dengan cara telah membentak-bentak masyarakat saat seorang  Relawan Masyarakat Kangean (RMK) datang ke Polsek untuk koordinasi dan meminta pengawalan Jenazah Kades Sumber Nangka pada hari Minggu tanggal 13 Maret 2022 pukul 18.30 wib.

Mungkin karena merasa dirinya  Polisi, seorang oknum Polsek Kangean dengan nada tinggi dan kasar untuk menakuti masyarakat dengan cara membentak-bentak seorang Relawan Masyarakat Kangean (RMK) Kec Arjasa Kab Sumenep, 26/03/2022).

Warga tersebut sebagai Relawan Masyarakat Kangean Sekaligus Ketua Umum dalam organisasi (RMK) mengatakan ke Awak Media bahwa,

” Mulanya saya datang ke SPKT Polsek Kangean namun tidak ada anggota Polsek yang bertugas dan karena jenasah sudah hampir sampai di pelabuhan batu guluk saya berusaha mencari anggota ke belakang kantor Polsek Kangean (asrama Polsek Kangean) dengan maksud untuk menanyakan terkait Pengawalan Jenazah, selanjutnya tiba-tiba datang oknum anggota Polsek Kangean berinisial ( i )  dengan nada tinggi dan membentak-bentak saya,”ujarnya.

” Saya merasa kaget dengan sikap oknum polisi yang demikian  membentak-bentak dengan nada kasar dan tinggi dengan  tidak sopan dan tidak beretika.karena setau saya tugas polisi adalah melayani dan mengayomi masyarakat dengan baik, bukan malah bersikap kasar.” Pungkasnya.

Lanjut Ketua Relawan Masyarakat Kangean (RMK) sebagai  narasumber menjelaskan, dengan kejadian  oknum Polisi Polsek Kangean membentak-bentak dirinya, hal ini dapat diduga bahwa oknum anggota polisi  tidak humanis dan tidak mencerminkan kepribadian polisi yang berpedoman melayani dan mengayomi masyarakat, karna oknum polisi yang membentak dirinya tersebut  tidak bersikap sopan, “imbuhnya.

Dilain kesempatan seorang aktifis asal kepulauan meminta agar Kapolres Sumenep segera memanggil Kapolsek supaya menindak lanjuti masalah ini, karena tidak pantas seorang pelayan masyarakat yang tidak mempunyai etika dan sopan santun  dalam melayani masyarakat, ini tidak sesuai dengan tugasnya yang seharusnya melayani dan mengayomi masyarakat dengan baik, “ungkapnya.

Penulis : Red One

Share disini :
error: Content is protected !!