Just another WordPress site

Kopi Andalan Tapsel Jadi Hidangan Bupati Dolly P. Sambut Kepala Inspektorat Provsu

TAPSEL, DELIKNEWS.ID – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Dolly Pasaribu pada Jum’at (9/9) pagi menyambut kedatangan Kepala Inspektorat Provinsi Sumatera Utara (Provsu) Lasro Marbun beserta rombongan untuk adakan sosialisasi ke Kabupaten Tapsel, di Lapangan Parade Kantor Bupati Sipirok

Disaat bersamaan, yang menjadi unik dalam penyambutan Bupati Dolly atas kedatangan rombongan Inspektorat itu, yakni menikmati hidangan kopi andalan daerahnya yang sudah tersohor ke beberapa daerah bahkan mancanegara.

Dolly mengundang
“Beberapa waktu lalu, ada seorang teman dari Jawa meminta saya untuk mengirim sampel kopi untuk dia bawa ekspo. Saya sampaikan ke Dinas Perdagangan dan Koperasi untuk mendata kopi mana yang terbaik untuk di kirim ke sana. Maka direkomendasikanlah Kopi produk Maju Jaya merupakan salah satu andalan produk Tapsel.

Ternyata mendapat respon yang baik dari penikmat kopi di sana, akhirnya dari situ ada pabrik dari Jawa Tengah yang meminta sampel lebih banyak dan akhirnya pabrik mereka memberi orderan ber ton-ton juga” ujar Bupati Dolly saat menikmati Kopi bersama rombongan Inspektorat Sumut Itu.

Bagaimana tidak, Kopi asli buatan Sipirok Tapanuli Selatan (Tapsel) yang di produksi Kelompok Tani Maju Jaya, ber alamat di Desa Situmba Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sudah banyak diminati lokal bahkan Negara Luar

“Untuk grinding kopinya, kita ekspor yakni Negara Qatar. Kalau di Indonesia sendiri ke Pulau Kalimantan, Pulau Papua, Sulawesi Tengah, Yogyakarta serta Seluruh daerah Sumut, yang kesemua itu setiap bulannya kita rangkum mencapai puluhan ton kopi yang kita kirim” Ungkap Nanang Gunawan Ketua Kelompok Tani Kopi Maju Jaya.

Diungkapkannya lagi dalam proses pemasaran selain mereka menjual produk grinding kopi atau kopi yang sudah jadi, juga mereka memasarkan bibit kopi ke seluruh daerah Sumatera Utara.

Baca Juga ➡  Oknum PNS Bapenda Samsat Ciledug, Diduga Gadaikan BPKB Wajib Pajak Pengurusan Balik Nama

“Kalau pengolahan grinding kopinya lebih kurang sudah 4 Tahun. Kalau pemasaran bibit kopinya mulai tahun 2000 an sampai sekarang hanya saja masih Sumut yang kita pasarkan”sebutnya.

Seterusnya dalam kesempatan itu, Nanang mengucapkan terima kasih kepada semua unsur yang sudah mensupport dalam pengembangan salah produk lokal Tapsel itu sehingganya begitu banyak diminati penikmat kopi daerah lain.

“Terima kasih utamanya kepada pemerintah Pemkab Tapsel sudah mendukung kebutuhan pengolahan, seperti bimbingan tekhnis penanaman, perawatan, sampai fasilitas mesin penggiling. Kemudian juga support yang diberikan Bank Indonesia, dan PLN Peduli” tutup Nanang.( Ù. Nauli Hasibuan)

error: Content is protected !!