Djuyamto : Mas Totok Pengiat Alam Bebas Legendaris Instruktur Diklat Materi SAR Kopassus TNI AD

Share disini :

SUKOHARJO – Mas Totok (64) pria asal Tulungagung Jawa Timur adalah penggiat alam bebas yang sudah level legendaris. Djuyamto SH.MH., sudah mengenal beliau sejak tahun 89-an. Dan sejak tahun 1993 baru hari ini ketemu lagi secara fisik,sesuai dengan data pribadinya, beliau sekarang berumur 64 tahun tapi fisik dan gerakannya masih serasa umur 40-an.

“Saya bilang legendaris karena dari catatan panjang beliau dalam menggeluti kegiatan alam bebas barangkali layak disebut begitu.” kata Djuyamto SH.MH, Ketua Umum Asosiasi Seni Tarung Tradisi Indonesia (ASTA) Jawa Tengah saat dikonfirmasi awak media, Jumat, (4/3/2022).

“Salah satu kegiatan alam bebas yang mengenalkan saya dengan beliau adalah Lomba Lintas Alam bernama Lindri LandRock yang diselenggarakan tiap tahun sejak tahun 1989, di mana kegiatan tersebut beliau-lah penyelenggaranya.” tegas Djuyamto.

“Lintas Alam dengan jalur ekstrim di sekitar Tulungagung  ini tercatat dalam rekor MURI sebagai Lomba Lintas Alam dengan peserta paling banyak dari seluruh tanah air, yang pesertanya mencapai jumlah 3000-an orang. Namun dua tahun terakhir terpaksa ditiadakan karena pandemi Covid19.” imbuhnya.

Djuyamto memaparkan selain rutin menggelar Lomba Lintas Alam, beliau juga tercatat sebagai Pendiri YABI ( Yayasan Alam Bebas Indonesia ) dan menjadi anggota WANADRI angkatan 675/ Tapak Lembah.

“Nah, sejak menjadi anggota WANADRI inilah jam terbang beliau dalam giat alam bebas makin meroket,  termasuk merambah hutan lebat pegunungan di Papua ( Nduga ) berbulan-bulan lamanya.”imbuhnya.

“Dan yang lebih keren lagi, beliau juga sering diminta menjadi instruktur diklat materi SAR untuk anggota Komando Pasukan Khusus TNI AD.” pungkasnya. (***)

Share disini :
error: Content is protected !!