Diduga Oknum ASN PJ Desa Banyuanyar Tengah Melakukan Asusila

Share disini :

Probolinggo – warga desa Banyuanyar tengah kecamatan Banyuanyar kabupaten probolinggo. di gegerkan oknum Pj Desa Banyuanyar tengah bpk johan ismudi di duga melakukan asusila terhadap warga desa curahsawo atas nama yeni lestari, yang mana yeni lestari belum resmi status cerai, sekedar pisah ranjang” 11/03/2022

Beredaranya perbincangan warga desa Banyuanyar tengah kecamatan Banyuanyar kabupaten probolinggo kini meluas berbagi daerah,  Ironisnya oknum pj Johan Ismudi di duga bertindak ASUSILA terhadap wanita dengan atas nama Yeni Lestari merupakan warga desa curahsawo kecamatan Gending kabupaten probolinggo, pasalnya yeni Lestari  di sore hari pada tanggal 25 fubruari ada yang mengantar Dua laki laki entah itu sanak saudara dari si perempuan, itu pakai mobil warna putih lalu masuk ke dalam salaman pakai cium tangan segala selayak suami istri, setalah sekira jam 20-00  wib yang mengantar dua laki laki itu pulang dan si perempuan di tinggal oleh pengantar dua orang tersubut sehingga bermalam. pada jam 20-15 wib lampu rumah PJ johan Ismudi di matikan tidak seperti biasanya”

Menurut salah satu tetangga sekaligus warga asli daerah desa Banyuanyar tengah menceritakan sebenarnya kepada awak media. Awal mulanya kami dengan keluarga berkumpul di dalam rumah., pas waktu itu ada mobil warna putih masuk ke latarnya pk pj. Johanes Ismudi dan turun se orang perempuan dari dalam mobil langsung masuk ke terasnya dan si perempuan tersebut salaman dengan pk johan Ismudi lalu mencium tangan selayaknya suami istri terus di ikuti oleh dua orang laki laki dari mobil itu sehingga sampai jam 18-00 wib setelah itu dua orang laki laki itu pulang mengendarai mobil warna putih itu dan si perempuan di tinggal tidak ikut pulang dua laki laki itu,  pada jam 20-15 rumah itu lampunya di matikan tidak seperti biasanya. setelah itu saya rembukan dengan keluarga bahwasanya mau melapor ke pak Sekdes setelah sampai di rumahnya pak sekdes, pak sekdes nya tidak berani menegur soalnya masih atasanya. Dan pak sekdes menyarankan suruh mengadu je BPD nya untuk di tegur kalau pejabat sementara kepada desa Banyuanyar tengah telah memasukan se orang perempuan, Namun BPD tersebut suruh di ramaikn dulu intinya suruh di grebek. Namun warga tersubut tidak berani. Pada esok harinya si perempuan itu masih ada di dalam rumah pak PJ selayaknya suami Istri, tapi Sayangnya si perempuan belum resmi bercerai. intinya mereka bermalam di rumah pak PJ bukan status suami istri iya kumpul kebo alias perbuatan asusila”  ujarnya

Setelah awak Media menemui salah satu warga yang melaporkan kepda ketua RT 07 dusun Timbangan, untuk memberitahukan supaya ada teguran oleh puhak RT bahwasannya di duga oknum pejabat sementara kepala desa Banyuanyar tengah buerbuat ASUSILA dengan se orang perempuan yang bernama yeni lestari statusnya belum resmi cerai alias masih isteri orang.  Pada sore harinya sempat ada  ada perkelahian dengan saudara kandungnya sendiri karena di duga kakaknya melaporkan kepada ketua RT. tak lain yang di sebut adik itu pak johan Ismudi selaku pejabat sementara kepala desa Banyuanyar tengah”

Di sisi lain warga meminta lepas jabatannya sebagai pejabat sementara kepala desa Banyuanyar tengah kareba mencontoh kan kepada warganya tidak benar.  Pokok nya pj desa Banyuanyar tengah harus pindah jangan menjabat pj di desa ini” katanya

Menurut salah satu aktivis anti rasuah, ABDUL HADI Selaku ketua LSM LIAR. selaku penerima surat kuasa dari tokoh masyarakat dan warga desa Banyuanyar tengah, Untuk menindak lanjuti terkait ASUSILA oleh oknum PJ / sebagai ASN. Maka dari itu akan melaporkan ke BKD Badan Kepegawaian Daerah bersama warga desa Banyuanyar tengah Dan akan adakan demo ke kantor kecamatan Banyuanyar kabupaten probolinggo sebagai  bentuk protes /penolakan sebagai  pj desa Banyuanyar tengah”

Lanjut masih kata ketua LSM LIAR  untuk mengklarifikasi terkait dugaan ASUSILA oleh oknum PJ desa Banyuanyar tengah, ke pak camat selaku pegawai kecamatan, namun pak camat IMAM SAFI’I enggan menemui selaku penerima surat kuasa” Cetusnya kang HADI.

Untuk melangkapi pemberitaan supaya berimbang maka team awak media mengkomfermasi kepada pj desa Banyuanyar tengah. Tidak di benarkan kalau ada asusila dan itupun sudah resmi tunangan saya”  cetusnya. (SR)

Share disini :
error: Content is protected !!