Apresiasi Densus 88, Pergerakan Pelajar Maluku Kritik Kinerja BNN

Share disini :

DELIKNEWS.ID | JAKARTA – Peradaran Narokaba dan keberadaan Terorisme di Indonesia menjadi perhatian khusus oleh Pemerintah dan Masyarakat Indonesia. 

Narkoba dan Terorisme menjadi ancaman nyata yang bisa merusak generasi dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam hal ini, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pergerakan Maluku ( PB PPM ) Usra Waiulung SH menyoroti  terkait maraknya peredaran narkoba dan Jaringan Terorisme di Indonesia, Menurutnya, Narkoba dan Terorisme menjadi ancaman nyata bagi Indonesia,

Pemuda Asal Maluku yang akrab di sapa Ucha mengatakan, Pemerintah harus mengambil langkah serius dalam menangani dua kasus tersebut, terlebih Badan Narkotika Nasional ( BNN ).

Ucha mengkritisi kerja BNN, Katanya BNN harus berperan aktif dalam memberantas Narkoba.

” Kami PB PPM berharap kepada BNN serius menangani peredaran Narkoba yang terjadi Di Indonesia, BNN harus turun ke lapangan “. Ujar Ucha salah satu Aktifis Muhammadiyah itu saat mengadakan Kegiatan seminar Nasional berjudul ” Mewaspadai Ancaman Narco”Terorisme ” di hotel Sofyan Jakarta, pada Rabu ( 30/03/22).

Ucha menegaskan, BNN harus berperan Aktif memberantas jaringan narkoba di wilayah Kesatuan Indonesia. Kata Pemuda S2 Hukum tersebut ,mengatakan, BNN jangan hanya mengambil Anggaran Negara saja. dan panku tangan saja.

” Kami harapkan BNN Turun ke wilayah yang rentan peredaran narkoba, jangan hanya membuat kegiatan seminar di hotel hotel atau gencar di Media Sosial, APBN yang diserap harus dibarengi dengan kinerja”. Tegas Ucha.

Ucha juga memberikan Aspresiaasi kepada Jajaran Kepolisian terkhusus densus 88 dan Kapolri yang telah mempersempit jaringan Terorisme di Indonesia.

Menurutnya, Jaringan Terorisme di Indonesia  saat ini sudah masuk disemua lini Organisasi, untuk itu Ucha memberikan semangat kepada Jajaran Kepolisian untuk memberantas jaringan Terorisme di Indonesia.

” Kami berterimakasih kepada Kapolri dan Densus 88 yang telah gencar memberantas jaringan Terorisme di Indonesia, saya menduga Jaringan Terorisme sudah masuk di semua organisasi, untuk itu kami PB -PPM memberikan Support kepada Kepolisian dalam memberantas Jaringan Terorisme”. Pungkasnya.

Dalam kegiatan Seminar tersebut, Hadir Nasir Abas selaku Konsultan Senior Lembaga Penelitian DASPR, Sekretaris DPP IMM Akmal Aceh, Mahasiswa Dektoral Mustafa Internasional University Teheran Iran Syahrul Ramadhan. (***)

Share disini :
error: Content is protected !!