APGPL : Apresiasi Pemanggilan Polda Aceh Kepada Pengusaha Getah Pinus

Share disini :

DELIKNEWS.ID, Gayo Lues  – Panggilan Polda Aceh melalui Ditreskrimsus Polda Aceh kepada pengusaha Getah Pinus yang ada di Kabupaten Gayo Lues dan Aceh tengah Kamis, 17/03/2022 sangat di apresiasi oleh Asosiasi Pengusaha Getah Pinus Lokal (APGPL).

M.Ali, SH sebagai ketua APGPL menyampaikan apresiasinya terhadap responnya Polda Aceh atas pengusahaan Getah Pinus. Ali menjelaskan bahwa ,Pertemuan ini bertemakan koordinasi pengamanan, pengawasan dan penertiban dugaan tindak pidana Getah Pinus tanpa dilengkapi dokumen yang sah di kabupaten Gayo Lues dan Aceh tengah. Tentunya dengan adanya responsif seperti ini dari Ditreskrimsus  Polda Aceh sangat membantu kami sebagai pengusaha yang memiliki legalitas kami berharap semu pihak dapat berkomitmen dalam rangka penertiban peredaran dan pengangkutan getah secara ilegal begitu juga pekerja pekerja / penderes yang ilegal yang tidak resmi secara aturan yang berlaku agar semua kita bisa sportif dan nyaman berusaha dan tentunya kewajiban terhadap negara dalam bentuk PAD, PAA dan PSDH dapat kita maksimalkan lagi.

Sementara itu Ricky Udayara SE.I sebagai sekretaris APGPL menambahkan, Terhadap kegiatan tersebut terdapat beberapa masukan dari peserta antara lain : Hasil Produksi Getah Pinus ada yang dijual ke Medan karena harga jual Rp. 19.000,- per KG, sedangkan perusahaan yang mempunyai izin di Kab. Gayo Lues dan Kab. Aceh Tengah menampung seharga Rp 16.500,-per KG; Modus pengangkutan Getah Pinus illegal dari Kab. Gayo Lues menuju Kota Medan Provinsi Sumut menggunakan mobil Box, Avanza dan mobil-mobil mewah lainnya; Masukan dari pengusaha getah pinus terhadap industri yg menampung hasil produksi getah pinus ada keseragaman harga jual/beli antara perusahaan di Kab. Gayo Lues dan Kab. Aceh Tengah; Meminta kepada aparat kepolisian agar membentuk tim terpadu dan akses pelaporan yg permanen secara khusus terhadap kegiatan illegal yg dilakukan oleh para pelaku yg tdk memiliki izin dan Jumlah Peserta yang hadir 26 orang dari perusahaan. (*)

Share disini :
error: Content is protected !!